Tahapan Bermain Anak dan Mainan-Mainan Yang Sesuai

0-3 Bulan

Selamat datang di dunia, wahai anakku! Bayi baru lahir belum dapat melihat dengan jelas dan sangat mengandalkan kerja telinganya untuk menangkap suara dan ucapan-ucapan dari orang tuanya. Jarak penglihatan bayi baru sekitar 20 cm dan bayi di tahapan usia ini belum bisa berguling. Namun bukan berarti bayi belum bisa bermain, lho! Mainan-mainan dengan warna-warni dasar (merah, biru, kuning) dan motif besar, serta suara-suara yang lembut bisa merangsang pertumbuhan indra penglihatan dan pendengaran anak.

Letakkan anak di baby gym ketika anak sedang “alert” dan perutnya dalam keadaan kenyang. Tidak perlu lama-lama; hanya sekitar 5-10 menit per kali main, tiga kali sehari. Pastikan kondisi bermain aman dan nyaman untuk bayi.

Pilihan mainan yang sesuai untuk anak di tahapan ini:

3-6 Bulan

Ah senangnya, si bayi sekarang mulai banyak tersenyum dan belajar berguling! Di usia ini, bayi mulai bisa berguling dan mengangkat kepalanya. Bayi mulai awas akan lingkungan sekitarnya karena indra penglihatannya mulai matang. Ia sudah bisa mengenali orang-orang yang biasa dilihatnya. Tangannya pun sudah mulai dapat menggenggam benda-benda yang ada di sekitarnya. Mendekati usia 6 bulan, anak sudah bisa mengoper mainan dari satu tangan ke tangan lain dan memasukkannya ke mulut (fase oral). Kita harus pastikan bahwa mainan yang dipegang anak aman, sesuai usia, tidak dapat ditelan, dan yang terpenting: bersih!

Bayi masih dapat bermain di baby gym untuk melatih fine motor skill dengan koordinasi mata dan tangan, serta belajar berguling! Bayi juga sudah bisa diperkenalkan dengan jenis-jenis soft toys atau teething toys. Pastikan bayi senantiasa dalam pantauan orang dewasa pada saat bermain, ya.

Pilihan mainan yang sesuai untuk anak di tahapan ini:

6-9 Bulan

Horeee, waktunya kamu belajar duduk dan makan! Di usia 6 bulan, anak mulai menunjukkan kemampuan untuk duduk dengan bantuan. Seiring dengan berkembangnya kemampuan tersebut, anak mulai menunjukkan ketertarikan dengan buku dengan gambar-gambar yang menarik. Otot-otot kakinya pun mulai menguat, bersiap untuk belajar berdiri dan berjalan. Activity station atau jumperoo yang dilengkapi dengan mainan-mainan dan suara-suara yang menarik bisa menjadi pilihan untuk menstimulasi tidak hanya berbagai indra mereka, namun juga kemampuan motorik halus dan kasar.

Sekitar usia 8-9 bulan, anak mulai mengenal object permanence; bahwa suatu barang jika tidak terlihat, bukan berarti barang tersebut hilang atau tidak ada. Bermain cilukba, biarpun sederhana, bisa membantu merangsang kemampuan tersebut. Kita harus tetap pastikan semua mainan yang digunakan dalam keadaan bersih dan aman.

Pilihan mainan yang sesuai untuk anak di tahapan ini:

 

9-12 Bulan

Waktu terasa berjalan begitu cepat, anakku sudah belajar berdiri saja! Di usia 9 bulan, anak mulai bisa mengangkat tubuhnya untuk berdiri sambil berpegangan pada sesuatu. Pastikan tempat bermain anak dalam kondisi yang sangat aman dan child-proof; tidak ada taplak atau barang yang bisa jatuh menimpa anak, sudut-sudut furniture tidak tajam, dan stop kontak ditutup serta kabel-kabel listrik dijauhkan dari jangkauan.

Perlu kita ingat juga untuk senantiasa berbicara dengan anak selayaknya kita bicara dengan orang dewasa, tanpa baby talk dan dengan struktur kalimat serta pengucapan yang baik. Di fase ini, rasa penasaran anak semakin besar dan anak mulai mengerti konsep sebab-akibat. Sensory play juga bisa menjadi pilihan bermain yang cocok untuk anak di fase usia ini. Pastikan semua mainan aman dan menunjang untuk anak senantiasa belajar konsep-konsep dasar dalam hidupnya.

Pilihan mainan yang sesuai untuk anak di tahapan ini:

 

12-18 Bulan

Selamat ya nak, kamu sekarang bukan bayi lagi! Memasuki usia toddler, anak semakin menguasai kemampuan berjalan walau pun masih belum stabil dan “ajeg.” Dengan memberikan mainan baby walker yang sesuai dan aman, kita bisa mengajak anak untuk mengasah kemampuan tersebut dengan cara yang menyenangkan. Pastikan kita selalu menemani ketika anak bermain dengan baby walker, ya.

Di usia ini, kemampuan bicara anak pun berkembang dengan pesat. Ajak anak untuk membaca buku yang sesuai usianya kapan pun dan di mana pun. Kembangkan kecintaan anak akan buku sedini mungkin. Ketika anak sibuk bermain, kita bisa menemani sambil membacakan cerita dari buku atau bahkan bernyanyi! Nyanyikan lagu-lagu yang sesuai dengan tema yang sedang dimainkan anak sehingga anak bisa belajar korelasi.

Banyak sekali kegiatan bermain yang sudah bisa kita perkenalkan pada anak di usia ini, seperti bermain sensory play dengan pasir dan air, dan bahkan bermain peran! Mainan-mainan penunjang seperti boneka, mobil-mobilan, dan miniatur binatang sudah bisa diperkenalkan. Pastikan aktivitas main selalu dengan pendampingan dan alat main yang digunakan aman.

Pilihan mainan yang sesuai untuk anak di tahapan ini:

18-24 Bulan

Semakin besar, semakin percaya diri! Kemampuan berjalan sudah stabil dan anak mulai meng-eksplor kemampuan lain seperti meloncat, berjalan menyamping, berjalan mundur, dan berlari. Anak juga sudah mulai bisa memanjat dan menendang bola. Atur ruang main dan lingkungan sedemikian rupa sehingga bisa mengakomodasi kegiatan anak.

Motorik halus yang mulai terbentuk memungkinkan anak untuk mengambil sesuatu menggunakan jari-jarinya. Anak juga mulai bisa mengklasifisikan barang dan mencocokkan bentuk-bentuk. Mainan mencocokkan bentuk (misalnya bentuk kotak dengan lubang kotak) dapat merangsang kemampuan spasial pada anak. Jangan lupa untuk selalu “mem-bahasa-kan” kegiatan yang sedang dilakukan anak dengan struktur kalimat yang baik.

Di usia ini, anak mulai dapat berpikir simbolis dan representatif sehingga sudah bisa diperkenalkan dengan bermain peran dan berpura-pura. Kita bisa memulai dari berpura-pura memasak, memakan hasil masakannya, mandi, dan tidur. Mulai rangkai cerita yang sederhana dan lakukan main peran berdasarkan pengalaman sehari-hari anak.

Pilihan mainan yang sesuai untuk anak di tahapan ini:

Bermain yang berkualitas dan sesuai dengan tahapannya dapat memberikan stimulasi yang dibutuhkan oleh otak anak. 

So, selamat bermain bersama anak dan nikmati quality time Anda bersama mereka! :)


Gita Budiana
Gita Budiana

Author



Leave a comment